Dekranasda Gresik Dorong Kemandirian Ekonomi Perajin melalui Workshop Batik Prodo
Gresik, 12 Januari 2025 — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gresik membuka Workshop Pelatihan Batik Prodo yang digelar di Pendopo Kabupaten Gresik, Senin (12/1/2025). Kegiatan ini menjadi upaya mendorong pengembangan produk batik sekaligus melestarikan seni budaya sebagai warisan Nusantara.
Workshop tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Gresik, Nurul Haromaini Ali Fandi Ahmad Yani. Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik Darmawan selaku Ketua Harian Dekranasda, segenap pengurus Dekranasda Kabupaten Gresik, serta para peserta workshop yang merupakan seniman dan perajin batik asal Gresik.
Dalam kegiatan tersebut, Dekranasda Kabupaten Gresik menghadirkan Pembina Industri Ahli Muda Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik Yogyakarta, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Irfa’ina Rohana Salma, sebagai narasumber. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan penguatan pengetahuan dan keterampilan teknis kepada para perajin batik Gresik, khususnya dalam pengembangan batik prodo.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Gresik menyampaikan bahwa pelatihan batik prodo merupakan hal baru bagi perajin batik di Gresik. Batik prodo merupakan pengembangan dari batik yang telah ada dengan tambahan proses memprodo, sehingga menghasilkan batik dengan kesan mewah, elegan, dan tampilan yang lebih glamor.
“Batik prodo pada masanya hingga saat ini masih digunakan di daerah-daerah tertentu dan dalam acara-acara khusus, seperti perayaan, pernikahan, dan momen-momen penting, karena tampilannya yang istimewa,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Dekranasda Kabupaten Gresik berupaya melestarikan sekaligus mengangkat seni budaya daerah sebagai warisan Nusantara yang wajib dijaga dan diuri-uri agar tidak terkikis oleh perkembangan zaman.
Lebih lanjut disampaikan, pelatihan batik prodo ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Dekranasda Kabupaten Gresik yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan PT Smelting. Kerja sama tersebut telah berjalan selama tiga tahun dan berfokus pada pemberdayaan perajin batik Kabupaten Gresik dengan mengangkat kearifan lokal daerah.
“Harapannya, kerja sama ini dapat terus berlanjut hingga tahun keempat pada 2026–2027 dan seterusnya. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Smelting yang senantiasa mendukung dan membersamai aktivitas Dekranasda Kabupaten Gresik,” imbuhnya.
Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik Yogyakarta, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, yang sejak 2023 telah mengawal perkembangan batik Gresik melalui kerja sama peningkatan teknik membatik bagi perajin.
Kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta mendukung upaya kemandirian ekonomi nasional, khususnya dalam memperkuat perekonomian Kabupaten Gresik melalui sektor industri kreatif batik.

0 Comments