Pemkab Gresik Dorong Kreativitas Pelajar dan Mahasiswa Lewat Workshop Produksi Video Kreatif “Gempur Rokok Ilegal”

Gresik, 18 Juni 2025 - Sebagai bentuk komitmen dalam pemberantasan rokok ilegal sekaligus penguatan peran generasi muda dalam literasi digital, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berkolaborasi dengan Bea Cukai Gresik dan Tribun Jatim menyelenggarakan Workshop Produksi Video Kreatif bertajuk “Gempur Rokok Ilegal”, Rabu (18/6), di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik.


Workshop ini diikuti oleh puluhan pelajar tingkat SMA/sederajat dan mahasiswa dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemkab Gresik dalam menyosialisasikan bahaya rokok ilegal melalui media kreatif yang dekat dengan dunia anak muda.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gresik, Johar Gunawan, menyampaikan bahwa workshop ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran teknis produksi video, tetapi juga ruang aktualisasi generasi muda dalam menyuarakan isu-isu penting di tengah masyarakat.


“Kita berharap kegiatan ini dimanfaatkan dengan maksimal oleh seluruh peserta untuk menghasilkan karya video yang mengedukasi masyarakat tentang bahaya rokok ilegal. Rokok berdampak buruk bagi kesehatan, terlebih yang ilegal, karena tidak jelas kandungan dan standarnya,” ujar Johar.


Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengembangan wadah kepemudaan dan diharapkan tidak berhenti

sampai pada workshop saja.

Karya yang dihasilkan nantinya akan dikurasi dan dipublikasikan melalui kanal resmi pemerintah.


“Karya-karya terbaik akan kami tayangkan di videotron serta media sosial yang dikelola oleh Diskominfo Gresik. Ini menjadi bagian dari strategi komunikasi publik untuk menyampaikan pesan edukatif ke masyarakat luas," tambahnya.


Turut hadir memberikan materi, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Gresik, Eko Rudi Hartono. Ia memberikan edukasi terkait ketentuan cukai dan bahaya rokok ilegal serta mengapresiasi kolaborasi yang terjalin bersama Pemkab Gresik.


“Kami sangat mengapresiasi Dinas Kominfo Gresik yang membuka ruang kolaboratif seperti ini. Selama saya menangani hubungan masyarakat Bea Cukai, baru kali ini ada sinergi yang begitu erat dengan pemerintah daerah,” ungkap Eko.


Ia juga menitipkan pesan kepada peserta untuk menjunjung tinggi nilai integritas dalam proses produksi dan lomba, termasuk kejujuran dalam berkarya.


Menambah semangat peserta, workshop ini juga menghadirkan praktisi film dokumenter, Aji Kusuma Atmaja, yang berbagi praktik langsung dalam menyusun narasi, teknik pengambilan gambar, serta proses editing untuk menciptakan video berdampak dan menggugah kesadaran publik.


Kegiatan ini juga menjadi pembuka ajang Video Creative Competition tingkat pelajar dan mahasiswa. Para peserta ditantang untuk menghasilkan karya video pendek bertema “Gempur Rokok Ilegal”, yang akan dinilai oleh juri profesional dan dipublikasikan secara luas.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Gresik optimistis bahwa sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan generasi muda akan memperkuat kampanye pemberantasan rokok ilegal secara berkelanjutan. (Rad)