Ratusan Warga Gresik Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

Gresik, 04 Februari 2026 – Sebanyak 200 pengemudi becak lanjut usia di Kabupaten Gresik resmi menerima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Penyerahan bantuan ini berlangsung di halaman Rumah Dinas Wakil Bupati Gresik, Rabu (4/2) pagi. Hal ini merupakan bentuk kepedulian Presiden dalam membantu meringankan beban para pengemudi becak lanjut usia yang bekerja dengan banyak tenaga.

Mengutip ungkapan Presiden Prabowo bahwa “Tidak boleh di negara merdeka ini, sekian puluh tahun, rakyat kita harus narik becak umur 70 tahun”.

Maka dari itu, Pemkab Gresik bersama para relawan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) telah melakukan pendataan terhadap penerima bantuan becak listrik.

Penerima bantuan ini merupakan masyarakat Kabupaten Gresik yang berprofesi sebagai pengemudi becak dengan rentang usia 55 hingga 65 ke atas.

Tersebar di 16 kecamatan dengan rincian sebagai berikut: Kecamatan Gresik 41 unit, Kebomas 2 unit, Manyar 21 unit, Bungah 10 unit, Cerme 11 unit, Duduksampeyan 4 unit, Menganti 12 unit, Kedamean 1 unit, Driyorejo 9 unit, Wringinanom 6 unit, Balongpanggang 10 unit, Benjeng 22 unit, Ujungpangkah 14 unit, Dukun 11 unit, Panceng 6 unit, dan Sidayu 20 unit.

Tampak kegembiraan terpancar dari wajah pengemudi becak ketika mencoba mengendarai armada barunya.

Bagi penerima manfaat, becak listrik bukan hanya sekadar bantuan melainkan sebagai pemantik semangat dalam menopang pencaharian di usia senja.

Salah satu penarik becak lansia, Saryudi (73) mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan becak listrik ini. Dirinya mengaku bahwa ini merupakan kali pertama pemerintah melirik kesejahteraan pengemudi becak dengan digelontorkannya bantuan becak listrik ini.

Saryudi juga mengungkapkan kesulitannya dalam menjalani profesi ini dengan mengemudikan becak engkol.

“Sebelum dapat becak ini saya mengemudi becak engkol. Biasanya menarik becak mulai pagi hingga isya. Paling-paling dapat satu hingga tiga penumpang saja dalam sehari kemudian sudah tidak ada lagi, semoga dengan bantuan ini bisa membuka rezeki bagi saya,”

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas perhatiannya kepada para pengemudi becak khususnya di Kabupaten Gresik. Sebagai ungkapan rasa syukur, Saryudi juga memanjatkan doa untuk Bapak Presiden.

“Terima kasih Pak Prabowo, semoga sehat wal afiat,” imbuhnya.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengungkapkan bahwa program ini menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah agar bisa menghadirkan program serupa untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gresik.

“Ini menjadi sebuah inspirasi bagi pemerintah daerah yang juga dapat kita aplikasikan di Kabupaten Gresik. Dengan bantuan ini njenengan diberikan sebuah alat untuk berusaha, untuk keberlangsungan mengais rezeki yang halal. Jadi harus dirawat, dijaga, tidak boleh diperjualbelikan apalagi menggadaikannya,” pungkasnya.

Selaras dengan hal tersebut, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha YGSN, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, menyampaikan bahwa program bantuan ini merupakan program bantuan terbaru dan belum ada sebelumnya.

“Becak listrik ini nanti sekali cas bisa dikemudikan mulai 40 hingga 45 km,” ungkapnya.

Alasan pemilihan moda becak listrik agar biaya operasional lebih murah tanpa menggunakan BBM. Selain sebagai media kerja para pengemudi becak, harapannya juga untuk mendorong sektor transportasi pariwisata yang ada di Kabupaten Gresik nantinya.

Dengan adanya program ini menjadi bukti kehadiran pemerintah daerah maupun pusat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Kegiatan ditutup dengan konvoi bersama dan pemberian sembako kepada pengemudi becak.

Diketahui bahwa bantuan ini berasal dari dana pribadi Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), bukan bersumber dari APBN. Program ini menjadi inspirasi pemerintah daerah agar bisa memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat. (Rad/zkr)