TPA Masmundari Resmi Diluncurkan, Pemkab Gresik Hadirkan Solusi untuk Perempuan Pekerja Rentan

Gresik, 21 Mei 2025 – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program yang berpihak pada kelompok rentan, khususnya perempuan pekerja. Melalui Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Pemkab secara resmi meluncurkan Tempat Penitipan Anak (TPA) Masmundari. Inisiatif strategis ini ditujukan untuk membantu para ibu bekerja, khususnya yang berasal dari kalangan menengah ke bawah, agar tetap dapat menjalankan peran pengasuhan tanpa harus meninggalkan aktivitas ekonomi mereka.


Sebagai langkah awal implementasi program tersebut, TPA Masmundari diresmikan di Gedung Eks UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Gresik. Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh Plt. Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua TP PKK Gresik Ning Nurul Haromaini Ali Yani, serta perwakilan dari berbagai pemangku kepentingan, seperti Petrokimia Gresik, PT PLN, dan PT Freeport Indonesia.


Dalam sambutannya, Plt. Bupati Gresik menyampaikan bahwa TPA Masmundari dirancang sebagai pilot project yang ke depannya dapat direplikasi di kecamatan lain, terutama wilayah-wilayah industri.


“Jika ini berhasil, ini akan jadi pilot project untuk kecamatan-kecamatan lain. Kita punya daerah industri besar seperti Manyar, Driyorejo, Wringinanom, dan Menganti yang memang perlu perhatian soal tempat penitipan anak ini,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa prioritas utama dari program ini adalah perempuan dari keluarga menengah ke bawah.

“Ke depan, TPA tidak hanya akan ada di satu lokasi saja. Beberapa gedung eks UPT Dinas Pendidikan yang sudah tidak terpakai rencananya akan dimanfaatkan untuk menghadirkan layanan serupa. Sebagai kota industri, Gresik memiliki banyak perempuan rentan yang membutuhkan dukungan seperti ini.” imbuhnya.


Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, dr. Titik Ernawati, M.H., menjelaskan bahwa peluncuran TPA ini memiliki beberapa tujuan utama:

1. Menyediakan tempat penitipan anak yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi pekerja perempuan yang tidak memiliki opsi berbagai peran pengasuhan dalam keluarga.

2. Meningkatkan kualitas pengasuhan anak dengan menghadirkan tenaga pengasuh profesional dan fasilitas yang mendukung perkembangan anak.

3. Memberikan ketenangan bagi ibu pekerja dalam menjalankan aktivitas ekonomi mereka tanpa khawatir tentang pengasuhan anak.

4. Mendorong kesetaraan gender dalam dunia kerja dengan memberikan dukungan kepada perempuan yang bekerja di sektor informal dan menengah ke bawah.


Suasana peluncuran kian semarak dengan penampilan Tari Damar Kurung, tarian khas Gresik, dan pembacaan puisi dari komunitas anak. Momen peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng oleh Plt. Bupati Gresik dan Ketua TP PKK Gresik, sebagai simbol dimulainya operasional TPA Masmundari.


Keberadaan TPA Masmundari diharapkan menjadi solusi nyata atas kebutuhan para ibu yang menghadapi tantangan dalam pengasuhan anak sekaligus menopang ekonomi keluarga. Program ini juga diharapkan mampu membuka jalan bagi kebijakan yang lebih inklusif dan berpihak pada perempuan rentan di masa mendatang.