Koordinasi Cepat, Satu Jemaah Dilarikan ke RS Untuk Jalani Operasi Leher

Seorang jemaah dari kloter 10 terpaksa menunda keberangkatan ke Mekah karena masalah kesehatan. IA harus terbaring di RS Fahd, Madinah untuk menjalani operasi di bagian leher.


Jemaah yang berasal dari kecamatan Wringinanom itu sedang persiapan untuk menuju Mekah bersama rombongan. Yakni dalam rangka persiapan pelaksanaan ibadah haji.


Informasi yang dihimpun, lelaki 60 tahun itu memiliki riwayat pernah operasi. Lalu ketika sedang persiapan geser ke Mekah, IA tiba-tiba merasa kesakitan di leher. Beruntung berkat koordinasi antar pendamping jemaah, dia langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani operasi.


“Ini penanganan begitu cepat berkat koordinasi yang cukup intensif antar pendamping kloter. Jemaah awalnya dibawa ke klinik Kemenkes lalu langsung dirujuk ke rumah sakit,” ucap Bupati Fandi Akhmad Yani.


Jemaah berinisial IA itu mengalami masalah kesehatan cukup serius. Terdapat infeksi pada leher yang disebabkan oleh syaraf. Sehingga perlu dilakukan operasi. “Selain para pendamping, ada dokter kloter yang mendampingi terus,” ucapnya.


Dirinya juga sempat menemai istri IA untuk menguatkan suaminya yang sedang terbaring di rumah sakit. Yani memastikan untuk penanganan kesehatan jemaah dilakukan maksimal.


Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyebut bahwa saat ini para jemaah sudah bergeser ke Mekah untuk persiapan ibadah haji. “Kami semua berdoa dan menguatkan pasien agar operasi berjalan lancar dan segera menyusul ke Mekah,” pungkasnya.