Sekolah Catur Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik Resmi Diluncurkan, Perkuat Pembinaan Prestasi Generasi Muda

Bungah, Gresik, 1 Januari 2026 — Upaya memperkuat pembinaan prestasi dan karakter generasi muda terus dilakukan di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Sekolah Catur Kuda Hitam Bungah Gresik yang resmi beroperasi di Kantor Kecamatan Bungah, Kamis (1/1/2026).


Sekolah catur ini dikelola oleh Pengurus KUDA Hitam Bungah dengan M. Rokib sebagai Kepala Sekolah Catur KUDA Hitam Bungah. Selama ini, KUDA Hitam Bungah dikenal aktif dalam pembinaan dan pengembangan olahraga catur di wilayah Bungah. Kehadiran sekolah ini diharapkan menjadi pusat pembinaan catur yang terarah, terstruktur, dan berkelanjutan bagi anak-anak dan remaja.


Dalam sambutannya, Camat Bungah, Izzul Muttaqin, S.Ag, menyampaikan bahwa olahraga catur memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi muda, mulai dari kemampuan berpikir sistematis, kesabaran, kedisiplinan, hingga sportivitas.


Peluncuran Sekolah Catur Kecamatan Bungah Gresik berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Bungah, Danramil Bungah, perwakilan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Gresik, serta para calon siswa Sekolah Catur Kecamatan Bungah Gresik.


Kehadiran Percasi Kabupaten Gresik memperkuat arah pembinaan yang dijalankan oleh Pengurus KUDA Hitam Bungah, sehingga selaras dengan sistem pembinaan prestasi catur di tingkat kabupaten. Sekolah ini diproyeksikan mampu melahirkan pecatur-pecatur potensial yang siap bersaing di berbagai kejuaraan, baik tingkat daerah maupun nasional.


Selain seremoni peresmian, kegiatan launching juga diisi dengan sosialisasi program pembinaan, pengenalan pelatih, serta pertandingan persahabatan sebagai gambaran awal sistem latihan yang akan diterapkan di Sekolah Catur Kuda Hitam Bungah Gresik.


Dengan diluncurkannya Sekolah Catur Kecamatan Bungah Gresik yang dikelola oleh Pengurus KUDA Hitam Bungah di bawah kepemimpinan M. Rokib, diharapkan terbangun ekosistem pembinaan olahraga catur yang solid melalui sinergi antara pemerintah kecamatan, aparat keamanan, organisasi olahraga, dan masyarakat.